Jumat, 09 November 2012

RESENSI NOVEL



PEREMPUAN YANG MENYIMPAN DARAH VAMPIR DI TUBUHNYA
Judul Buku : Almost Twilight
Pengarang : Noey Moore
Penerbit : Laksana
Tahun Terbit : 2011
Panjang Buku : 14  x 20 cm
Jumlah Halaman : 379 halaman
Cetakan : Ke – 1
Harga : Rp 46.000,-

            Dilihat dari cover buku, kita pasti akan bertanya – tanya. Apakah buku ini ada hubungannya dengan Novel Twilight Saga yang menggemparkan dunia yang merupakan buah karya dari Stephenie Meyer. Novel karangan penulis yang bernama Noey Moore ini merupakan buah karya dari penulis dalam negeri, bukan dari luar negeri yang seperti kita pikirkan dari namanya. Nama asli si penulis adalah Nur Indah Alfiana yang lahir di Semarang 27 Juni 1981. Penulis merupakan seorang wanita yang berbakat dan penuh dengan segudang prestasi, salah satunya adalah menjadi Putri Indonesia Jawa Tengah dan terpilih sebagai Putri Indonesia Berbakat di tahun 2004.
            Cerita ini berpusat tentang kisah hidup dari seorang remaja putri beranama Enola yang hidup yatim piatu di panti asuhan. Suatu hari ada seorang pria bernama Saul yang mengaku keluarga dari orang tuanya yang menawarkan Enola untuk berrsekolah di Harvard. Meski percaya tak percaya, Enola terpaksa mempercayai pria tersebut karena ia memberikan sebagian pecahan liontin peninggalan orang tuanya yang berisi photo ayahnya. Saul membuka sekilas identitas orang tua Enola. Saat tiba harinya, Enola melakukan perjalanan ke Amerika demi memenuhi tujuannya berkuliah di Harvard University. Sialnya, karena ketiduran di toilet saat menunggu boarding, Enola salah masuk pesawat. Tragisnya, pesawat yang ditumpangi Enola “jatuh” dan beberapa hari kemudian, Enola ditemukan di tepian hutan di kota Forks dalam keadaan pingsan dan tubuh terdapat luka bekas cabikan.
Kota Forks, mungkin bagi penggemar seri Twilight kota ini merupakan kota yang sangat – sangat tak asing. Kota ini merupakan tempat tinggal bagi para tokoh – tokoh seri novel atau film Twilight karangan Stephenie Meyer.
    Akibat kecelakaan yang dialami Enola, gadis itu sempat mengalami amnesia, tetapi ketika sembuh, Enola menyadari keanehan-keanehan yang ada di sekelilingnya. Yang Enola tahu, keluarga Swan dan Cullen hanya ada di serial Twilight karangan Stephenie Meyer, tetapi dia justru tinggal bersama keluarga Swan. Keluarga Cullen sangat curiga dengan kemampuan Enola yang mengetahui banyak hal tentang kehidupan mereka. Di Forks ia juga menemui seorang teman kecil baru yang memiliki kemampuan seperti kaum werewolf. Di dalam kota tersebut ia juga mengalami keanehan – keanehan dalam tubuhnya. Mulai dari kemampuan membaca pikiran seperti yang dimiliki Edward Cullen, kecepatan yang mengerikan dan ketahanan tubuh yang luar biasa.
    Keanehan semakin menjadi ketika Enola mengetahui bahwa di dalam darahnya mengalir darah vampire dan ayahnya ternyata masih hidup. Enola keturunan vampire. Tepatnya ayahnya adalah penguasa malam (vampire kasta tertinggi), jauh lebih tinggi kedudukannya daripada keluarga Cullen yang pada awalnya sangat ditakuti oleh Enola.
   Novel Almost Twilight sarat akan imajinasi yang sangat harmonis berdampingan dengan kisah dramatis seorang anak yang sangat merindukan kedua orangtuanya. Pembaca seolah tersihir dan mungkin sedikit kebingungan untuk memilah mana adegan yang terdapat di Twilight Series dan Almost Twilight. Noey Moore seolah ingin menunjukkan bahwa keluarga Cullen yang luar biasa di Twilight Series dapat dikalahkan dengan kehadiran Enola dan ayahnya sang penguasa malam di Almost Twilight.
    Kekurangan novel ini hanya ada pada kekurangmandirian tokoh dan setting, dimana tokoh dan setting hampir mirip (kalau tidak boleh dikatakan mirip) dengan tokoh dan setting di dalam Twilight Series. Pembaca Almost Twilight mungkin sedikit tertipu ketika sebelumnya belum membaca atau menonton Twilight Series. Tapi, ok lah, kekurangan Almost Twilight pada akhirnya justru menjadi daya tariknya.
Novel ini merupakan novel yang wajib dibaca dan harus ditempatkan dalam daftar novel yang harus di baca oleh segala kalangan. Bagi para penggemar Twiligt Saga karangan Stephenie Meyer mungkin akan kesal atau tertawa – tawa membaca rangkaian cerita yang disajikan dalam novel ini yang memiliki kesamaan tokoh dan setting, namun sebagai para pembaca bijak kita bisa mengartikan jika Noey Moore hanya mendapatkan inspirasi dari novel besutan Stephenie Meyer bukan melakukan penjiplakan.

3 komentar:

  1. Balasan
    1. langsung baca aja novelnya..tapi ceritanya kurang dapet menurut ku..

      Hapus
  2. yang beyond twilight resensinya ada kah? '-'

    BalasHapus