PEREMPUAN YANG MENYIMPAN
DARAH VAMPIR DI TUBUHNYA
Pengarang : Noey Moore
Penerbit : Laksana
Tahun Terbit : 2011
Panjang Buku : 14 x 20 cm
Jumlah Halaman : 379 halaman
Cetakan : Ke – 1
Harga : Rp 46.000,-
Dilihat
dari cover buku, kita pasti akan bertanya – tanya. Apakah buku ini ada
hubungannya dengan Novel Twilight Saga yang menggemparkan dunia yang merupakan
buah karya dari Stephenie Meyer. Novel karangan penulis yang bernama Noey Moore
ini merupakan buah karya dari penulis dalam negeri, bukan dari luar negeri yang
seperti kita pikirkan dari namanya. Nama asli si penulis adalah Nur Indah
Alfiana yang lahir di Semarang 27 Juni 1981. Penulis merupakan seorang wanita
yang berbakat dan penuh dengan segudang prestasi, salah satunya adalah menjadi
Putri Indonesia Jawa Tengah dan terpilih sebagai Putri Indonesia Berbakat di
tahun 2004.
Cerita
ini berpusat tentang kisah hidup dari seorang remaja putri beranama Enola yang
hidup yatim piatu di panti asuhan. Suatu hari ada seorang pria bernama Saul
yang mengaku keluarga dari orang tuanya yang menawarkan Enola untuk berrsekolah
di Harvard. Meski percaya tak percaya, Enola terpaksa mempercayai pria tersebut
karena ia memberikan sebagian pecahan liontin peninggalan orang tuanya yang
berisi photo ayahnya. Saul membuka sekilas identitas orang tua Enola. Saat tiba
harinya, Enola melakukan perjalanan ke Amerika demi memenuhi tujuannya
berkuliah di Harvard University. Sialnya, karena ketiduran di toilet saat
menunggu boarding, Enola salah masuk pesawat. Tragisnya, pesawat yang
ditumpangi Enola “jatuh” dan beberapa hari kemudian, Enola ditemukan di tepian
hutan di kota Forks dalam keadaan pingsan dan tubuh terdapat luka bekas
cabikan.
Kota Forks, mungkin bagi penggemar seri Twilight
kota ini merupakan kota yang sangat – sangat tak asing. Kota ini merupakan
tempat tinggal bagi para tokoh – tokoh seri novel atau film Twilight karangan
Stephenie Meyer.
Akibat kecelakaan yang dialami
Enola, gadis itu sempat mengalami amnesia, tetapi ketika sembuh, Enola
menyadari keanehan-keanehan yang ada di sekelilingnya. Yang Enola tahu,
keluarga Swan dan Cullen hanya ada di serial Twilight karangan Stephenie Meyer,
tetapi dia justru tinggal bersama keluarga Swan. Keluarga Cullen sangat curiga
dengan kemampuan Enola yang mengetahui banyak hal tentang kehidupan mereka. Di
Forks ia juga menemui seorang teman kecil baru yang memiliki kemampuan seperti
kaum werewolf. Di dalam kota tersebut ia juga mengalami keanehan – keanehan
dalam tubuhnya. Mulai dari kemampuan membaca pikiran seperti yang dimiliki
Edward Cullen, kecepatan yang mengerikan dan ketahanan tubuh yang luar biasa.
Keanehan semakin menjadi ketika Enola
mengetahui bahwa di dalam darahnya mengalir darah vampire dan ayahnya ternyata
masih hidup. Enola keturunan vampire. Tepatnya ayahnya adalah penguasa malam
(vampire kasta tertinggi), jauh lebih tinggi kedudukannya daripada keluarga
Cullen yang pada awalnya sangat ditakuti oleh Enola.
Novel Almost Twilight sarat akan imajinasi yang sangat harmonis
berdampingan dengan kisah dramatis seorang anak yang sangat merindukan kedua
orangtuanya. Pembaca seolah tersihir dan mungkin sedikit kebingungan untuk
memilah mana adegan yang terdapat di Twilight Series dan Almost Twilight. Noey
Moore seolah ingin menunjukkan bahwa keluarga Cullen yang luar biasa di
Twilight Series dapat dikalahkan dengan kehadiran Enola dan ayahnya sang
penguasa malam di Almost Twilight.
Kekurangan novel ini hanya ada pada
kekurangmandirian tokoh dan setting, dimana tokoh dan setting hampir mirip
(kalau tidak boleh dikatakan mirip) dengan tokoh dan setting di dalam Twilight
Series. Pembaca Almost Twilight mungkin sedikit tertipu ketika sebelumnya belum
membaca atau menonton Twilight Series. Tapi, ok lah, kekurangan Almost Twilight
pada akhirnya justru menjadi daya tariknya.
Novel ini
merupakan novel yang wajib dibaca dan harus ditempatkan dalam daftar novel yang
harus di baca oleh segala kalangan. Bagi para penggemar Twiligt Saga karangan
Stephenie Meyer mungkin akan kesal atau tertawa – tawa membaca rangkaian cerita
yang disajikan dalam novel ini yang memiliki kesamaan tokoh dan setting, namun
sebagai para pembaca bijak kita bisa mengartikan jika Noey Moore hanya
mendapatkan inspirasi dari novel besutan Stephenie Meyer bukan melakukan
penjiplakan.

Ada sinopsisnya gak??
BalasHapuslangsung baca aja novelnya..tapi ceritanya kurang dapet menurut ku..
Hapusyang beyond twilight resensinya ada kah? '-'
BalasHapus