Cara Menurunkan Kortisol (Hormon Penyebab Stress)
Saat kita dalam keadaan stres, tubuh mengeluarkan hormon stres yang disebut kortisol. Hormon ini bertugas menjadi tameng tubuh di saat krisis itu. Tapi pelepasan hormon kortisol ini mengakibatkan terjadinya perubahan proses metabolisme tubuh. Kortisol ini memicu ketidaknormalan kadar gula darah. Hormon ini pun mempercepat penyusutan tulang yang bisa menyebabkan pengeroposan tulang atau osteoporosis. Tak hanya itu, kadar kortisol yang berlebihan juga mengganggu sistem kekebalan tubuh. Itulah sebabnya orang yang stres mudah terserang penyakit. Dan yang paling ditakutkan banyak wanita, kortisol yang berlebih bisa memicu naiknya berat badan. Beberapa cara relaksasi bisa menurunkan kadar kortisol dan membantu Anda melewati masa-masa stres. Misalnya bermeditasi. Tapi berdasarkan penelitian, cara paling efektif menurunkan kadar hormon stres adalah dengan mendengarkan musik. Efek mendengarkan musik adalah membantu menenangkan gelombang otak, terlebih saat Anda stres.
Peneliti dari Osaka Medical Center di Jepang mengungkapkan, orang yang berada di ruang dengan alunan musik kadar kortisolnya lebih rendah 66% daripada orang yang ada di ruang tanpa suara. Selain dengan mendengarkan musik, simak juga cara efektif lainnya untuk menurunkan hormon stres. • Tidur cukup: Pangkas kortisol 50% Saat Anda tidur kurang dari delapan jam seperti yang dianjurkan ahli kesehatan, kadar kortisol naik hingga 50%. • Minum teh: Pangkas kortisol 47% Sudah jamak diketahui teh bisa membantu tubuh mengatasi stres. Andrew Steptoe, PhD, dari University College London melakukan studi dan membuktikan bahwa orang yang meminum teh terutama teh hitam bisa menurunkan kadar stresnya hingga 47%. Kandungan polifenol dan flavonoid dalam teh bisa memberi efek relaks. • Meditasi atau kegiatan spiritual: Pangkas kortisol 25% Dengan melakukan meditasi saat beryoga atau mendekatkan diri pada Tuhan, Anda bisa menurunkan kadar hormon stres. Penelitian University of Mississippi mengungkapkan, saat Anda dalam kondisi tenang secara spiritual, hormon stress bisa turun 25%. • Makan permen: Pangkas kortisol 12-16% Menurut penelitian Northumbria University di Inggris, orang yang mengunyah permen bisa menurunkan kadar kortisolnya hingga 16% daripada yang tidak makan permen.
Peneliti dari Osaka Medical Center di Jepang mengungkapkan, orang yang berada di ruang dengan alunan musik kadar kortisolnya lebih rendah 66% daripada orang yang ada di ruang tanpa suara. Selain dengan mendengarkan musik, simak juga cara efektif lainnya untuk menurunkan hormon stres. • Tidur cukup: Pangkas kortisol 50% Saat Anda tidur kurang dari delapan jam seperti yang dianjurkan ahli kesehatan, kadar kortisol naik hingga 50%. • Minum teh: Pangkas kortisol 47% Sudah jamak diketahui teh bisa membantu tubuh mengatasi stres. Andrew Steptoe, PhD, dari University College London melakukan studi dan membuktikan bahwa orang yang meminum teh terutama teh hitam bisa menurunkan kadar stresnya hingga 47%. Kandungan polifenol dan flavonoid dalam teh bisa memberi efek relaks. • Meditasi atau kegiatan spiritual: Pangkas kortisol 25% Dengan melakukan meditasi saat beryoga atau mendekatkan diri pada Tuhan, Anda bisa menurunkan kadar hormon stres. Penelitian University of Mississippi mengungkapkan, saat Anda dalam kondisi tenang secara spiritual, hormon stress bisa turun 25%. • Makan permen: Pangkas kortisol 12-16% Menurut penelitian Northumbria University di Inggris, orang yang mengunyah permen bisa menurunkan kadar kortisolnya hingga 16% daripada yang tidak makan permen.
MINGGU, 12 MEI 2013, HTTP://YANDKIDD.BLOGSPOT.COM/2013/05/CARA-MENURUNKAN-KORTISOL-HORMON.HTML
Intisari-Online.com - Kenali dulu apa itu hormon kortisol. Kortisol adalah jenis hormon steroid yang dihasilkan di korteks adrenal yang terletak di atas ginjal. Setiap hari dihasilkan 40 - 80 µmol hormon kortisol. Hormon ini menyebar dalam plasma dengan tiga cara, yaitu berupa kortisol bebas, kortisol terikat protein, dan kortisol metabolit. Hormon kortisol bekerja dalam tubuh manusia melawan rasa sakit, luka, infeksi, kepanasan, kedinginan, alergi, kekurangan oksigen, lapar, dan faktor-faktor yang meningkatkan suhu tubuh.
Di luar itu, kortisol mengatur tekanan darah dan sistem kekebalan tubuh saat tubuh mengalami gangguan fisik atau stres. Stres dapat menyebabkan tubuh kita memproduksi terlalu banyak hormon ini. Alih-alih membantu keseimbangan tubuh, jika produksinya berlebihan, kortisol justru menyebabkan banyak permasalahan, seperti stres, gangguan tidur, membuat tubuh rentan terhadap infeksi, kelainan gula darah, dan bertambahnya berat tubuh.
Kendalikan Kortisol, Si Hormon Stres
author : Astri ApriyaniMonday, 23 April 2012, http://intisari-online.com/read/kendalikan-kortisol-si-hormon-stres
Namun jangan dulu khawatir. Kortisol bisa dikendalikan. Ini beberapa solusi efektif yang tidak terlalu memakan energi dan usaha.
- Teh hitam
Sediakan selalu teh hitam. Ketika keseharian sudah mulai membuat Anda stres, luangkan waktu untuk menikmati teh hitam Anda tersebut. Menurut penelitian, kadar kortisol dalam tubuh ketika meminum black tea cenderung turun hingga 47% hanya dalam waktu satu jam. Perbedaannya sungguh signifikan dari mereka yang meminum teh biasa; hanya turun 27%. - Dekati apa pun yang lucu
Salah satunya adalah habiskan waktu sejenak dengan teman-teman Anda yang lucu. Tawa diketahui mampu mengurangi kadar kortisol tubuh hampir setengah. Cara lain, Anda bisa memilih film-film atau video lucu. - Dengarkan musik
Musik memiliki efek yang bisa menenangkan otak, terutama saat tingkat kortisol Anda tinggi dan sedang di dalam ambang stres. Kiat: buat daftar lagu dalam alat musik Anda - baik di laptop, iPod, ponsel, atau MP3 player - sesuai dengan selera Anda. Biasanya sukses mereduksi kortisol. - "Om"
Anda pasti tahu perihal kata "om" yang selalu diucap dalam prosesi meditasi umat Budha. Dalam penelitian di Thailand selama 6 bulan, "om" sukses menurunkan, baik kortisol atau tekanan darah. - Jaga pola tidur
Dianjurkan, Anda sebaiknya tidur lebih awal, atau tidur siang juga baik. Shawn Talboot (The Cortisol Connection) menyatakan, jika Anda kurang tidur, kadar kortisol Anda akan 50% lebih banyak di aliran darah daripada mereka yang tidur cukup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar